PELAKSANAAN GURU PEMBELAJAR MODA DARING | KATAMOCCA

Pelaksanaan Guru Pembelajar moda daring

September 25th, 2016 0 Comments

Kali ini Katamocca.com akan membahas info dari dunia pendidikan yaitu tentang Pelaksanaan Guru Pembelajar moda daring. Guru Pembelajar Moda Daring adalah  proses pembelajaran  dan peningkatan kompetensi  guru secara daring sebagai tindak lanjut dari hasil UKG. Hasil UKG akan mengindikasikan kelompok kompetensi apa yang akan diikuti oleh guru  dalam  Guru Pembelajar  moda daring. PELAKSANAAN-GURU-PEMBELAJAR-MODA-daringGuru  sebagai peserta  melakukan pembelajaran secara daring  dan dapat berinteraksi dengan pengampu dan atau mentor, serta sesama peserta  Guru Pembelajar moda daring  lainnya.

Pada  Guru Pembelajar moda  daring  kombinasi, peserta dapat mengadakan pertemuan tatap muka dengan peserta lainnya  di  pusat belajar yang telah ditentukan,  dengan difasilitasi oleh mentor. Interaksi pada pembelajaran Guru Pembelajar moda daring baik pada saat daring   maupun tatap muka akan membentuk komunitas belajar (community of learners).

Pengampu, Mentor, Peserta, dan Admin Guru Pembelajar Moda Daring

  1. Pengampu
    Pengampu dalam pelaksanaan  Guru Pembelajar  moda daring  adalah widyaiswara / Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) / dosen / fungsional umum  yang menjadi pengembang modul Guru Pembelajar moda daring,  yang telah lulus ToT Narasumber  Nasional/Pengampu dengan kriteria sebagai berikut:
    a.  Mempunyai pengalaman di dalam kegiatan mendidik, mengajar, dan melatih pembelajar dewasa (pendekatan andragogi)
    b.  Memiliki kemampuan dasar TIK  (pengolah kata  / word processor, pengolah data / spreadsheet, presentasi  /  powerpoint, penggunaan internet  –  email  / surel, browsing, download / unduh dan upload / unggah data).
    c.  Bersedia  melaksanakan pembelajaran  menggunakan moda  daring dengan kemauan dan komitmen yang tinggi.
    2.  Mentor
    Mentor adalah guru yang telah mengikuti UKG dan memenuhi kriteria:
    a.  Pada peta kompetensi hasil  UKG-nya,  terdapat 8 (delapan) hingga 10 (sepuluh) kelompok kompetensi di atas KCM.
    b.  Khusus untuk Guru Pembelajar moda daring – Model 2, guru yang dijadikan sebagai mentor dipilih dari guru  yang  telah memenuhi kriteria pada poin a dan memiliki nilai UKG tertinggi diantara calon mentor yang guru binaannya akan digabung untuk mengikuti Guru Pembelajar moda daring – Model 2
    c.  Telah lulus ToT Instruktur Nasional/Mentor
    d.  Memiliki kemampuan dasar TIK  (pengolah kata / word processor, pengolah
    data /  spreadsheet, presentasi /  powerpoint, penggunaan internet  –  email  /
    surel, browsing, download / unduh dan upload / unggah data).
    e.  Bersedia melaksanakan  pembelajaran  menggunakan moda daring dengan
    kemauan dan komitmen yang tinggi.
  1. Peserta
    Kriteria peserta yang mengikuti  Guru Pembelajar  moda daring dapat dilihat secara rinci pada Bab II, sub bab D.
  2. Admin di UPT
    Admin pada Guru Pembelajar moda daring  terdiri atas  satu orang koordinator admin  LMS P4TK  dan beberapa admin kelas.  Koordinator admin  LMS P4TK  adalah tim pengembang sistem  Guru Pembelajar moda daring  dan menguasai LMS yang digunakan, sedangkan admin kelas adalah:
    a.  Staf teknis yang ditugaskan oleh UPT bersangkutan
    b.  Telah mengikuti program desiminasi dari tim pengembang
    c.  Mampu menggunakan sistem Guru Pembelajar dengan baik
    d.  Memiliki integritas untuk menjaga kerahasiaan data peserta
    e.  Memiliki komitmen tinggi untuk menjalankan tugasnya2. Mentor:
    *)   Bila pada suatu daerah tidak terdapat guru yang memenuhi kriteria pada poin a, guru yang nilai UKG-nya
    memiliki 7 kelompok kompetensi di atas KCM dapat diusulkan sebagai mentor.
    **)   Bila pada suatu daerah tidak terdapat guru yang memenuhi kriteria pada poin a maupun *), maka guru
    dengan nilai UKG tertinggi di daerah tersebut dapat diusulkan sebagai mentorC.  Peran dan Tanggung Jawab
    Peran dan tanggung jawab setiap unsur yang terlibat selama proses pelaksanaan
    pembelajaran Guru Pembelajar moda daring dapat dijelaskan sebagai berikut :
    1.  Peran Pengampu pada Guru Pembelajar moda daring – Model 1
    a.  Berkomunikasi dengan peserta secara daring untuk memonitor pelaksanaan
    pembelajaran
    b.  Memfasilitasi proses belajar selama pembelajaran daring berlangsung
    c.  Mendampingi dan memberi semangat kepada peserta dalam proses
    pembimbingan pembelajaran
    d.  Memberi umpan balik terhadap tugas yang diunggah peserta
    e.  Mengevaluasi kegiatan para peserta dalam pembelajaran
    f.  Memeriksa rekaman kegiatan secara daring (log activity) peserta, dan
    g.  Memberikan umpan balik terhadap laporan kemajuan peserta.
    2.  Peran Pengampu pada Guru Pembelajar moda daring – Model 2 dan Moda daring Kombinasi
    Peran tersebut secara rinci adalah sebagai berikut :
    a.  Peran pengampu terhadap Mentor
    1)  Berkomunikasi dengan  mentor  secara daring  untuk memonitor
    pelaksanaan pembelajaran Guru Pembelajar moda daring
    2)  Memfasilitasi proses belajar selama pembelajaran daring berlangsung
    3)  Mendampingi dan memberi semangat kepada mentor dalam proses
    pembimbingan pembelajaran Guru Pembelajar moda daring
    4)  Memeriksa rekaman kegiatan mentor, dan
    5)  Memberikan umpan balik terhadap laporan kemajuan mentor.bPeran pengampu terhadap peserta
    1)  Memonitor keaktifan peserta dalam pembelajaran daring
    2)  Memfasilitasi proses belajar selama pembelajaran daring berlangsung
    3)  Menganalisis hasil rekaman kegiatan dan hasil penilaian peserta sebagai
    bahan laporan bagi UPT.

    3.  Peran Mentor 
    Tugas utama mentor adalah melakukan pendampingan kepada peserta di dalam pelaksanaan  peningkatan kompetensi  Guru Pembelajar  moda daring. Peran mentor terhadap peserta dapat dijelaskan sebagai berikut :
    a.  Peran mentor pada Guru Pembelajar  moda daring – Model 2
    1)  Mendukung peserta mengikuti kegiatan Guru Pembelajar moda daring
    2)  Mendampingi dan memfasilitasi peserta dalam mengikuti pembelajaran Guru Pembelajar moda daring
    3)  Memberikan semangat dan mengingatkan peserta untuk menyelesaikan tugas secara daring
    4)  Memberi umpan balik terhadap tugas yang diunggah peserta
    5)  Memeriksa rekaman kegiatan secara daring (log activity) peserta
    6)  Menyampaikan laporan kemajuan (progress report) peserta kepada pengampu melalui e-portfolio “Laporan Hasil Kemajuan Peserta”
    7)  Menjadi pengawas ujian test akhir di TUK bersama administrator TUK.

    b.  Peran mentor pada Guru Pembelajar moda daring kombinasi
    1)  Mendukung peserta mengikuti kegiatan Guru Pembelajar moda daring
    2)  Mendampingi  peserta  dalam mengikuti pembelajaran  Guru Pembelajar moda daring
    3)  Memfasilitasi peserta secara tatap muka pada pembelajaran  Guru Pembelajar moda daring di Pusat Belajar
    4)  Memberikan semangat dan mengingatkan peserta untuk menyelesaikan tugas secara daring maupun luring
    5)  Memberi umpan balik terhadap tugas yang diunggah peserta
    6)  Memeriksa rekaman kegiatan secara daring (log activity) peserta
    7)  Menyampaikan laporan kemajuan  (progress report) peserta  kepada pengampu.
    8)  Menjadi pengawas ujian test akhir di TUK bersama administrator TUK.

    4.  Peran Peserta Guru Pembelajar moda daring 
    Peserta  dalam  Guru Pembelajar  moda daring  harus  berperan aktif dalam seluruh proses pembelajaran daring, antara lain:
    a.  Melaksanakan proses bembelajaran secara aktif dan berkomitmen tinggi
    b.  Melaksanakan pembelajaran secara kolaboratif
    c.  Berbagi pengalaman kepada peserta lain
    d.  Memberikan umpan balik yang konstruktif
    e.  Mencari jawaban terhadap permasalahan melalui berbagai sumber antara lain melalui internet, buku, dan lain-lain
    f.  Mengungkapkan permasalahan terkait pembelajaran yang dihadapi
    g.  Menyelesaikan tugas sesuai dengan materi pembelajaran
    h.  Mengunggah seluruh tugas ke dalam portofolio elektronik (e-portfolio).

  3. Peran Admin Moda Daring
    a.  Koordinator admin LMS P4TK:
    1)  Membuat kelas Guru Pembelajar moda daring di dalam sistem Guru Pembelajar
    2)  Bertanggungjawab untuk mengatasi masalah teknis terkait dengan sistem yang digunakan
    b.  Admin kelas:
    1)  Pendistribusian pengampu, mentor, dan peserta di dalam kelas daring
    2)  Membantu pengampu dalam mengumpulkan data yang diperlukan untuk
    kepentingan monitoring, evaluasi dan pelaporan
    3)  Memberikan bantuan teknis terhadap peserta, mentor, dan pengampu di
    kelas daring.
  1. Waktu dan Tempat Moda Daring
    Guru Pembelajar  moda daring  dilaksanakan dengan pola 60 jam pelajaran (6 minggu). Waktu pelaksanaan Guru Pembelajar moda daring ditetapkan oleh masing-masing UPT.  Tempat kegiatan pendampingan dan tatap muka antara mentor dengan peserta pada Guru Pembelajar moda daring  kombinasi dilakukan di Pusat Belajar sesuai kesepakatan antara mentor dan peserta. Pusat Belajar dapat menggunakan:
    1.  Kelompok  Kerja  Guru (KKG)  / Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) / Gugus Belajar di Kabupaten/Kota, atau
    2.  Tempat Uji Kompetensi (TUK) di Kabupaten/Kota, atau
    3.  Sekolah tempat peserta bertugas mengajar.
    Tempat yang dijadikan sebagai Pusat Belajar harus memenuhi persyaratan sebagai
    berikut:
    1.  Tersedia kelas yang dapat digunakan sebagai tempat PB secara berkala, dengan kapasitas 30 peserta per kelas
    2.  Tersedia alat / media  pembelajaran, seperti papan tulis,  infokus, listrik
    3.  Kualitas signal cellular yang bagus
    4.  Tidak diharuskan berupa lab komputer
    5.  Satu PB hanya dapat digunakan untuk maksimal 10 kelas pertemuan, sehingga ada kemungkinan kelas yang digunakan PB tidak  lagi  digunakan PBM siswa selama 1,5 bulanTempat test akhir/post test  peningkatan kompetensi  Guru Pembelajar  yang menggunakan sistem UKG online yang  harus memenuhi persyaratan minimal sebagai berikut:
    1.  Ruangan yang berisi perangkat laboratorium komputer pada unit kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kementerian/lembaga lain, pemerintah daerah, sekolah, yayasan, dan organisasi profesi guru.
    2.  Memiliki minimal 20 unit komputer/PC dan 1 server yang terkoneksi dalam jaringan local area network (LAN) dalam bentuk jaringan kabel, bukan WiFi.
    3.  Memiliki sumber daya manusia (admin/teknisi) yang memahami  LAN dan terbiasa bekerja dengan jaringan Internet. Admin/teknisi tersebut akan bertugas sebagai administrator sekaligus teknisi sistem TKD online.
    4.  Spesifikasi komputer Client minimal:
    a)  Prosessor Intel Pentium 4 – 2,4Ghz;
    b)  Memory, 2 Gb;
    c)  Hard disk free 15Gb;
    d)  Monitor, keyboard, dan Mouses standard.
    5.  Spesifikasi server minimal:
    a)  Prosessor Core 2 Duo Ghz;
    b)  Memory: 4 Gb;
    c)  Hard disk free 20 Gb;
    d)  Monitor;
    e)  Terkoneksi dengan jaringan internet minimal 256 kbps;
    f)  UPS (uninteruptible power supply).
    E.  Struktur Program

Materi Umum
a.  Kebijakan Pengembangan dan Pembinaan Karir Guru
b.  Peningkatan kompetensi Guru Pembelajar

Materi Inti 
a.  Pendalaman Materi Kelompok Profesional  45
b.  Pendalaman Materi Kelompok Pedagogik  9

Tes Akhir  
Total  60

Pembelajaran pada Guru Pembelajar Moda Daring menggunakan modul yang dikembangkan dan direkonstruksi dengan mengikuti model pola 60 jam pelajaran (JP) selama 6 (enam) minggu.

Sekian dulu info kita kali ini tentang Pelaksanaan Guru Pembelajar Moda Daring semoga bermanfaat dan dapat menambabah wawasan anda terutama bagi anda yang bergelut di dunia Pendidikan.

 

If You Like This Post, Share it With Your Friends & Peers

Digg
stumbleupon
Delicious
facebook
twitter
reddit
rss feed bookmar
   

No Comment to “Pelaksanaan Guru Pembelajar moda daring”

  1. No Comment yet. Be the first to comment...

Leave your comment here:

FANPAGE

Top  blogs Site Meter free web site traffic and promotion Blog Directory & Business Pages - OnToplist.com Search Engine