Ijtima Ulama digelar dalam jilid yang ketiga untuk menentukan langkah BPN dalam menanggapi hasil Pilpres 2019.

Hasil ijtima tersebut menyatakan terdapat kecurangan dalam Pilpres 2019 sehingga pasangan kubu 01 harus didiskualifikasi.

Soal apakah itu suara BPN atau Ijtima Ulama, pendukung 02, Eggi Sudjana mengatakan, itu suara ulama yang memang sejak awal mendukung Prabowo-Sandi.

“Kami sudah datang ke DKPP untuk memeriksa KPU dan Bawaslu dan mendiskualifikasi pasangan 01. Ini representasi suara umat Islam,” kata Eggi.

Sementara, Guntur Romli politisi pendukung 01 membantah kalau Ijtima merupakan kelompok ulama.

“Itu BPN. Bukan ulama. Ulama itu ada NU, jangan bilang suara umat Islam,” katanya. Mengenai perdebatan itu, Adian Napitupulu dan Arief Poyuono sepakat untuk tidak membicarakan persoalan politik identitas.

“Dulu saat reformasi, kita sama-sama menjatuhkan Soeharto dan Cendana dengan people power bulan Mei dan sekarang menantunya sepertinya akan menjatuhkan Jokowi dengan people power di bulan yang sama pula. Kita sama-sama membicarakan republik, tapi jangan sampai ada “cendana” di antara kita,” kata Adian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here